Kepala BPS Sumbar Lantik 3 Pejabat Administrator dan 8 Pejabat Pengawas
Foto: Pelantikan 3 Pejabat Administrator dan 8 Pejabat Pengawas oleh Kepala BPS Sumatera Barat, Drs.Ir.Sukardi, Msc (2/9)

2,043 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Padang (centangbiru) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat melantik tiga Kepala BPS Kabupaten/Kota sebagai pejabat administrator dan delapan pejabat pengawas (Eselon IV) di lingkup kantor BPS Sumbar, Senin (2/9/2019).


Dalam sambutannya, Sukardi mengatakan, pelantikan ini merupakan kebutuhan organisasi sebagai wujud penataan dan penguatan satu dari delapan area perubahan program reformasi birokrasi BPS. Mempersiapkan pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 yang telah semakin dekat, data yang dihasilkan merupakan satu data kependusukan Indonesia telah di runggu semua pihak.

Untuk itu, kepada pejabat yang dilantik seperti Kepala BPS Kabupaten Pasaman, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Pariaman dituntut untuk memiliki awareness yang tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah masing-masing terlebih keinginan kuat ketersediaan data strategi daerahnya seperti di Kabupaten Pasaman memiliki jumlah kecamatan yang banyak dan Kabupaten, Tanah Datar yang padat penduduknya menjadikan banyak pula beban kerja cukup tinggi.

“Perubahan diharapkan semakin meningkatkan profesionalisme, integritas, dan amanah kita sebagai pelopor dan statistik terpercaya untuk semua,” tutur Drs.Ir.Sukardi.Msc.

Saat ini katanya, pejabat pengawas dilantik bersama pejabat administrator merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017. Dimana setiap pegawai negeri sipil diangkat menjadi pejabat wajib dilantik dan diambil sumpah/janji menurut agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pejabat Administrator atau Kepala yang dilantik kemarin, antara lain yakni Kepala Kantor BPS Kabupaten Pasaman yg baru A. Abrianta SSt, MA yang sebelumnya Kepala Seksi Statistik Ketahanan Sosial BPS Provinsi Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, Saya diberikan amanah ke kota Pariaman menggantikan Ir. Mohammad Hudaya yg pindah ke Kabupaten Tanah Datar. Sebagaimana diketahui, Tanah Datar kosong karena Kepala sebelumnya telah pindah ke BPS Provinsi Sumbar sebagai Kepala Bagian Tata Usaha,” ujar Yuliandri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPS Pasaman.

Sebagai mantan Kepala BPS Pasaman, Yuliandri juga berharap kepada Kepala BPS Pasaman yang baru supaya bisa menjalin kerjasama dengan semua stackholder terkait. Sehingga semua pekerjaan berjalan lancar, terutama untuk agenda Nasional Sensus Penduduk Tahun 2020 yang akan mencapai puncaknya tahun depan. Sehingga tercipta data statistik yg terpercaya untuk semua.

“Yang uniknya, saya kembali mutasi ke kota sehingga jalur mutasi saya kabupaten, kota, kabupaten, kota berganti-ganti. Awalnya pertama saya Kepala di BPS kabupaten Dharmasraya kemudian Kepala Kota Solok, Pasaman dan sekarang kota Pariaman. Pola yang kebetulan saja, sehingga saya bisa memahami kondisi di kabupaten dan di kota,” pungkas Yuliandri.

(Unc)