Bawa Dua Dosen Asing, Departement TPHP Fakultas Teknologi Pertanian Unand Lakukan PKM Di UMKM Solok Rajdo

2,481 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Solok (Centangbiru) – Dalam rangka mensukseskan kegiatan Word Class University (WCU) yang dilakukan oleh Universitas Andalas pada tahun 2023 ini, banyak dosen asing yang di undang untuk melakukan aktivitas tri dharma perguruan tinggi selama berada di Universitas Andalas.

Kegiatan yang dilakukan, antara lain berupa kuliah umum, penelitian bersama dan bahkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Pada tahun 2023 ini, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Universitas Andalas (Unand) telah mengundang beberapa orang dosen asing yang berasal dari Malaysia dan Jepang.

Pada minggu ketiga bulan Mei tahun 2023, untuk kesekian kalinya Departemen TPHP Universitas Andalas melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan membawa dosen asing langsung ke tengah-tengah masyarakat.

“Pada saat ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan ke unit Usaha mikro kecil menengah Solok Rajdo di daerah solok. Agenda ini diikuti oleh dosen-dosen dari Dapertemen-Departemen yang ada di Fakultas Teknolgi Pertanian (FATETA) Universitas Andalas. Seperti Depertemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Departemen Teknolgi Industri Pertanian dan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem. Kegiatan ini juga melibatkan beberapa mahasiswa dari perhimpunan mahasiswa Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Andalas,” ungkap Daimon Syukri, dosen dari THP Unand, kepada Centangbiru, Minggu (4/6).

Dalam kegiatan ini, dilakukan selama satu hari penuh dimana kegiatannya langsung difokuskan di Ekowisata Solok Rajdo.

PKM ini dilakukan dalam bentuk diskusi antara dosen-dosen dari FATETA, yang dikoordinatori oleh Prof Dr. Ir. Novizar Nazir dengan perwakilan Ekowisata Solok Radjo, serta Kelompok Wanita Tani yang berada dibawah binaan manajemen UMKM Solok Rajdo.

Selain kegiatan diskusi, juga didengarkan paparan dari dosen-dosen asing yang ikut dalam kegiatan ini.

Dosen asing yang ikut di dalam kegiatan ini, adalah Prof.Dr. Zaibunnisa Abdul Hayee dari University Teknologi Mara Malaysia dan Prof Dr Eiji Morimoto dari Universitas Kobe Jepang.

Prof Dr Zaibunnisa Abdul Hayee mengungkapkan, bahwa kajian pasca panen sangat penting dalam pengembangan variasi produk yang bisa digunakan untuk membuat potensi usaha di Solok Radjo lebih berkembang lagi.

Sementara, Prof Dr Eiji Morimoto sangat menggagumi kondisi Ekowisata Solok Rajdo yang lokasinya cukup jauh dari perkotaan akan tetapi memiliki magnet yang sangat besar bagi konsumen yang sengaja datang untuk menikmati sensasi kopi yang suasana yang disediakan oleh manajemen Solok Rajdo.

Kedua Dosen tamu program WCU ini betul-betul merasakan atmosfir kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini betul-betul membuat proses kebersamaan antara akademisi dan masyarakat betul betul menghasilkan hubungan mutualisme antara kedua pihak.

Pihak akademisi dapat merasakan kondisi real dilapangan, sementara masyarakat dapat melakukan audiensi terkait kebutuhan teori-teori yang mereka perlukan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan hari selasa tanggal 23 Mei 2023 yang lalu, diharapkan dapat memberikan citra positif bagi dosen tamu WCU yang telah hadir ke Universitas Andalas sehingga menjadi pengalaman yang menarik bari para dosen tamu tersebut.

“Diharapkan kegiatan ini juga dapat memberikan dampak positif bagi dosen-dosen dan mahasiswa, karena selain dapat menambah wawasan, kegiatan ini menjadi pemicu untuk dapat memperkenalkan aplikasi keilmuan yang dapat diterapkan oleh masyarakat kepada dosen asing. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat dilakukan secara periodik di bawah program WCU,” pungkas Daimon.

(Daimon Syukri)