Bawaslu Harapkan Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada

2,905 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini
Lubuk Sikaping (Centangbiru) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengajak setiap elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam melakukan pengawasan di setiap tahapan Pilkada serentak tahun 2020 ini.
Hal ini disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Nurhaida Yetti selaku koordinator Hukum, Humas dan Hubal pada acara sosialisasi pengawasan pilkada yang digelar Bawaslu Kabupaten Pasaman, bertempat di Arumas Hotel Lubuk Sikaping, Selasa (10/3/2020).
“Bawaslu sangat berharap akan partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan dalam setiap tahapan pilkada, jadi sekira ada terjadi dugaan pelanggaran oleh Paslon atau penyelenggara pemilu serta masyarakat pemilih mohon dilaporkan ke Bawaslu agar ditindaklanjuti,” ujar Nurhaida Yetti.
Wanita yang berasal dari Nagari Simpang Kecamatan Simpati Pasaman ini juga menyampaikan, agar para ASN, TNI dan Polri serta penyelenggara Pemilu agar bersikap netral dan berintegritas dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pilkada.
“Dalam kontestasi politik terutama Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 ini, ada larangan-larangan ASN yang betul-betul menjadi dasar bagi kita” Ujar Yetti.
Larangan-larangan ASN PNS Menurut SE MenPANRB B. 71 tahun 2017 bahwa PNS dilarang melakukan pendekatan terhadap partai politik terkait rencana pengusulan dirinya ataupun orang lain sebagai bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah.
Ia juga menambahkan, ASN tidak boleh memasang spanduk atau baliho yang menempatkan dirinya ataupun orang lain sebagai bakal calon kepala daerah atau wakil Kepala daerah. Dan dilarang mendeklarasikan bakal dirinya sebagai bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah. Serta dilarang menghadiri deklarasi bakal calon atau bakal pasangan kepala daerah wakil kepala daerah dengan atau tanpa menggunakan atribut bakal pasangan calon atribut partai politik.
“Bagi rekan-rekan mahasiswa, kita juga mengharapkan untuk menjadi pilar penting serta mata rantai dalam pengawasan Pilkada tahun ini. Mahasiswa juga harus cerdas dalam menggunakan hak pilihnya, agar menghasilkan pemimpin yang berkualitas untuk daerah yang lebih maju,” pungkas Nurhaida Yetti.
Acara sosialisasi pengawasan Pilkada ini dihadiri oleh Ketua dan anggota Bawaslu Pasaman, Koorsek dan Sekretariat Bawaslu Pasaman, Pimpinan dan mahasiswa STIH-STIE Yappas Pasaman serta sejumlah awak media.
(Unc)


