Uefa Resmi Tunda Liga Champions, Kemenpora Persilakan Liga 1 Indonesia 2020 Tetap Lanjut
Foto: Thiago, pemain fc Bayern Munchen (uefachampionsleague)

2,546 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Centangbiru – Uefa resmi menunda laga Liga Champions dan Liga Europa pekan depan terkait penyebaran virus corona di Eropa.


Laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions pekan depan yang dijadwalkan pada 17 dan 18 Maret serta laga leg kedua 16 besar Liga Europa pada 19 Maret plus UEFA Youth League resmi ditunda.

Dengan penundaan matchday tersebut, jadwal undian perempat final LIga Champions dan Liga Europa yang dijadwalkan pada 20 Maret juga otomatis ikut ditunda.

Sebelum pengumuman ini dilakukan, laga Juventus lawan Lyon dan Manchester CIty lawan Real Madrid sudah lebih dulu dipastikan mengalami penundaan. Sedangkan laga Barcelona lawan Napoli dan Bayern Munchen lawan Chelsea awalnya direncanakan bakal berlangsung dalam kondisi tanpa penonton, akhirnya resmi ditunda karena pemain Chelsea Callum Hudson Odoi positif terjangkit virus Corona.

UEFA akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi untuk menetapkan jadwal pengganti untuk laga tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Liga Italia, Liga Eredivise Belanda, La Liga Spanyol, dan Liga Inggris resmi mengalami penundaan akibat virus corona. Sejumlah pemain professional top eropa sudah terjangkit virus corona, seperti Rugani, Hudson Odoi dan pelatih Arsenal Mikael Arteta.

Dunia olahraga internasional juga terguncang. MotoGp, Tenis, NBA dan sejumlah konser musik artis top mengalami penundaan dan pembatalan karena covid 19 yang terus merebak.

Sementara di Indonesia, Kemenpora mempersilakan semua kompetisi olahraga di Indonesia, termasuk Liga 1 2020, berjalan secara jadwal. Kemenpora menyerahkan semua keputusan ke masing-masing induk organisasi olahraga.

Kemenpora mengambil keputusan itu setelah Menpora Zainudin Amali melakukan pertemuan dengan perwakilan pengurus cabang olahraga berkaitan dengan kelanjutan kompetisi olahraga di Indonesia pasca-virus corona yang dinyatakan sebagai pandemi global oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Demi memperhatikan keselamatan umum, Kemenpora mengimbau kegiatan olahraga yang melibatkan banyak orang memperhatikan situasi dan kondisi di tempat kegiatan secara sungguh-sungguh. Kegiatan olahraga yang dilangsungkan dan melibatkan banyak orang harus diperhatikan,” ujar Zainudin.

“Kebijakan kegiatan olahraga yang sedang dan akan dilaksanakan baik itu yg ada di dalam negeri maupun di luar negeri, diserahkan ke induk organisasi masing-masing dengan memperhatikan perkembangan penyebaran virus corona di Tanah Air. Perbasi, PBVSI dan PSSI sedang melakukan kegiatan profesional dan kami menyerahkan ke induk masing-masing,” ucap Menpora.

Perwakilan pengurus cabor yang diundang adalah mereka yang saat ini tengah menggelar kompetisi profesional, seperti Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri, Ketua Umum PBVSI Imam Sujarwo, Wakil Ketua Umum Perbasi, George F Dendeng, PT LIB selaku operator kompetisi Liga 1, perwakilan dari Proliga, penyelenggara Liga Voli serta perwakilan dari IBL operator liga basket Indonesia.

“Kemenkes dan Kemenpora bersama stakeholder olahraga akan segera merumuskan protokol penanganan virus corona di lingkungan kegiatan keolahragaan,” ucap Zainudin.

“Sekali lagi kami tidak cuek, kami serius, tapi di tengah keseriusan kita tetap tidak boleh panik dan mengimbau masyarakat menjaga kebersihan kesehatan dan kebugaran dengan tetap berolahraga,” sambungnya.

(CNN/TTF/har)