Unik, Ternyata Generasi Bermata Biru Ada di Sumatera Barat
Instagram @ig.yos

15,823 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Centangbiru – Bangsa Indonesia mempunyai banyak keunikan, mulai dari budaya, bahasa, keberagaman adat tradisional maupun ciri khas wajah. Tidak melulu karena memakai lensa kontak, ternyata ada juga orang Indonesia asli yang bermata biru.

Memang, kita terbiasa melihat orang Indonesia dengan mata hitam atau cokelat gelap. Jika ada yang bermata biru atau warna-warna yang cerah lainnya, biasanya karena memakai lensa kontak.

Hanya, kalau kamu main ke Siompu, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, atau di Aceh kamu bakal bisa menemukan orang-orang Indonesia asli bermata biru.

Fakta unik dengan mata biru ini juga baru terkuak di daerah Sumatera Barat. Ditemukan oleh Yosemirza dalam postingan Instagramnya dengan akun @ig.yos ia adalah seorang fotografer yang sebelumnya memang terkenal berkelana mencari keunikan wajah dan budaya Indonesia.

“Kekayaan minang, 3 generasi bermata biru yang tidak ada hubungannya dengan orang Eropa. Mereka memiliki penyimpangan genetika yang dikenal dengan Waardenburg Syndrome. Sang nenek dan cucu memiliki warna mata Heterochomia Iridis dan anak bermata biru keduanya” tulis Yos dalam postingannya dalam bahasa Inggris yang telah diterjemahkan. Sabtu, (3/10).

Dalam postingan Instagram tersebut, ia menampilkan tiga wanita cantik bermata biru menyala dengan generasi berbeda. Postingan ini juga telah direpost akun @minangtourism yang langsung disukai dan banyak comment netizen.

Rasa penasaran netizen juga langsung menyerang, mereka sangat ingin tahu dimanakah daerah asal tiga wanita tersebut.

“Dimana tepat daerahnya Om ? comment akun @hollarko.

Dengan respon cepat, sang pemosting foto, Yos langsung membalas komentar netizen tersebut dengan dasar privasi dan kerahasiaan.

“@hollarko, mohon maaf, untuk menjaga privasi, lokasi persisnya gak bisa dishare” balas Yos.

Ketampanan dan kecantikan bukan hanya datang dari riasan make up dan tampilan yang wah semata. Salah satu yang membuat orang tampak cantik adalah karena memiliki mata yang indah.

Memang, orang Indonesia rata-rata memiliki warna mata hitam. Karenanya, banyak yang akhirnya memakai softlens berbagai warna di mata mereka untuk mengubah tampilannya.

Tapi tahukah Anda di Indonesia ada penduduknya yang mempunyai warna mata biru. Dikutip dari berbagai sumber, ada tiga tempat di Indonesia yang penduduknya memiliki mata berwarna biru.

Dahulu kala, Indonesia memang disinggahi banyak bangsa-bangsa Eropa. Mereka pun banyak yang menetap dan menikahi penduduk asli Indonesia dan menghasilkan peranakaan bermata biru dan kulit putih seperti halnya orang asli Eropa. Di mana saja wilayah itu, berikut ulasannya.

1. Lamno
Lamno terkenal dengan sebutan kampung bule yang berlokasi di Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. Sebagian besar warga yang mendiami Lamno memiliki ciri fisik yang mirip orang Eropa, berbeda warga Aceh kebanyakan.

Mereka disebut-sebut sebagai anak cucu dari bangsa Portugis, yang melakukan kawin campur dengan penduduk setempat di dahulu kala.

Memang, dahulu banyak orang Portugis yang berdagang di Aceh, dan banyak dari mereka yang menikahi penduduk asli aceh sehingga sampai sekarang masih menyisahkan jejak di tanah serabi Makkah itu.

Bencana sunami yang menyapu Aceh 2004 lalu telah merenggut nyawa lebih dari 100 ribu orang, dan nyaris membuat punah warga keturunan Portugis di Lamno.

2. Pulau Simpou
Pulau yang berada di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Ini memiliki penduduk yang unik. Keberadaan Suku ini Pertama kali ditemukan oleh seorang peneliti di Simpou yaitu La Ode Yusrie.

Yusrie sempat mewawancarai salah satu penduduk untuk menanyakan dari mana asal muasal mata biru mereka. Ternyata dahulu pulau Simpou merupakan salah satu tempat singgah pelaut Portugis.

Yusrie bertemu juga dengan La Dala yang bermata biru, salah satu keturunan bangsa Portugis yang di masa lampau singgah di Buton saat melakukan perjalanan ke Maluku. Hal tersebut dibuktikan dari nama La Dala, yang dalam bahasa setempat berarti orang berjalan, sebutan penduduk setempat untuk pelaut Portugis di jaman dulu.

Yusrie mengatakan hanya tersisa 10 orang yang memiliki mata biru di sana, termasuk Dala dan putrinya. Sementara sisanya, memiliki perawakan mirip orang Eropa, namun tidak memiliki mata berwarna biru.

3. Lingon (Maluku)

Suku Lingon bertempat di pedalaman Halmahera, Maluku. Beberapa sumber menjelaskan bahwa banyak warganya yang bermata biru dan berkulit putih. Keberadaannya masih menjadi misteri sebab suku Lingon Tinggal di pedalaman Halmahera.

Cerita rakyat yang beredar, asal usul mata biru di sana adalah ketika ada kapal dari daratan Eropa karam di Halmahera. Banyak penumpang kapal yang selamat dan terdampar di pulau ini.

Alhasil, karena mereka tidak bisa pulang ke negara asalnya, mereka membangun pemukiman di dalam hutan Halmahera timur. Karena sudah banyaknya suku yang bertempat di hutan Halmahera, Sempat terjadi Konflik antara suku asli sana dengan orang Eropa yang kapalnya karam.

Tidak ketersediaannya senjata, membuat orang Eropa pun kalah dan memulai hidupnya dengan orang suku di sana. Mereka mulai mengikuti Tradisi-tradisi suku sana dan singkat cerita saat ini tersisa jejak jejak orang Eropa di Halmahera. Namun keberadaannya masih menjadi pertanyaan besar karena suku Lingon tinggal di pedalaman hutan.

(Unc/OZ)