Perjuangan Seorang Ayah, Karena Sedih Melihat Putrinya Berlatih Renang Di Kolam Ikan
Foto : Terlihat Alputra berenang di Kolam Renang yang kondisinya kotor dan buruk

4,399 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Lubuk Sikaping (centangbiru) – Hampir dua bulan belakangan ini sangat sering beredar penampakan foto dari kondisi terkini dari kolam renang Puti Sangkar Bulan Lubuk Sikaping di Timeline Beranda Facebook serta Media Sosial lainnya. Pengirimnya adalah seorang bapak bernama Alputra yang getol menyuarakan agar kolam renang tersebut segera diperbaiki.

Kolam renang Puti Sangkar Bulan yang terletak persis dibelakang kantor PDAM Lubuk Sikaping, merupakan salah satu sarana olahraga yang lama sudah tidak dipakai untuk latihan berenang maupun sekedar bermain untuk keluarga karena lokasinya yang mudah dijangkau dan terletak di tengah kota. Hal itu tentu disebabkan kondisi yang buruk dan bersemak.

Tahun 1996 s/d 1999 merupakan saat-saat dari kejayaan kolam renang yang dibangun pada masa jabatan Taufik Martha selaku Bupati Pasaman. Hampir seluruh orang yang menghabiskan masa anak-anak di Kabupaten Pasaman pernah menginjakkan kaki dan bermain air di kolam renang ini. Tapi dari Tahun 1999 sampai sekarang keadaan kolam renang Puti Sangkar Bulan yang jadi kebanggaan Kabupaten Pasaman Pada Porda (Pekan Olah Raga Daerah, red; sekarang berganti nama menjadi Porprov) sebagai tuan rumah Tahun 1997 kondisinya sangat memprihatinkan.

Alputra salah seorang masyarakat Lubuk Sikaping menyampaikan, keprihatinannya melihat kolam renang ini karena ini merupakan aset Pemerintah Daerah yang perlu kita jaga dan pelihara dan berharap segera diperbaiki.

“Yang kita ketahui bahwasanya kolam renang ini sudah rusak. Sehingga sewaktu lomba tahun kemarin lokasi renangnya di kolam, kasihan kali melihatnya anak-anak berlomba di kolam. Kita berharap Dinas terkait seperti Dinas Pemuda Olah Raga Pasaman untuk dapat menganggarkan perbaikan kolam renang Puti Sangkar Bulan ini sehingga bisa membawa anak anak ataupun atlit renang kita berlatih di kolam renang ini,” ujar Alputra.

Terlebih Alputra memiliki seorang putri yang sangat menyukai olahraga renang dan juga berbakat dengan olahraga air tersebut.

“Jujur saja, saya terkadang tidak tega dan sedih melihat anak saya latihan renang di kolam ikan dan sungai, padahal kita Pasaman punya Kolam yang proporsional dan bagus. Saya ingin melihat putri kesayangan saya berlatih renang di kolam renang,” harap alputra.

Alputra Andesta yang biasa di panggil Mak Ak juga menyampaikan, kolam renang puti sangkar bulan ini di bangun pada tahun 1996 di masa pemerintahan Bupati Taufik Martha untuk persiapan Porda tahun 1997 yang mana Kabupaten Pasaman sebagai tuan rumah waktu itu. Tapi sejak tahun 1999 sampai sekarang kolam renang Puti Sangkar Bulan tidak aktif lagi karena rusak.

“Saya berharap supaya dapat di anggarkan oleh pemerintah Kabupaten Pasaman untuk perbaikan kolam renang Puti sangkar Bulan ini. kalau kolam renang ini sudah aktif kembali bisa menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah)”, pungkas Mak Ak Alputra.

(Unc)