Mia Khalifa Curhat Tentang Kerasnya Kehidupan, Netizen Terharu dan Mewek

6,866 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini
Centangbiru – Super Stars bintang film porno Mia Khalifa yang merupakan salah satu artis porno yang paling tenar dalam industri film dewasa. Dia pun telah membintangi beberapa film selama kariernya.
Namun, baru-baru ini melalui akun Twitter-nya Mia Khalifa mengungkapkan secara blak-blakan bahwa dirinya hanya menerima USD12 ribu atau setara Rp171 juta selama kariernya di dunia film porno. Tentunya hal ini, sangat berbanding terbalik dengan anggapan bahwa bintang porno memperoleh banyak harta.
“Orang-orang berpikir saya mendapat jutan dolar dari film porno. Tapi itu tidak benar. Saya menghasilkan total sekira USD12 ribu atau Rp171 juta dalam industri ini, dan tidak pernah mendapat satu sen pun lagi setelah itu,” terang Mia dalam cuitannya seperti dilansir dari newsweek.
“Saya kesulitan menemukan pekerjaan normal setelah pensiun dari film porno, dan itu adalah hal yang menakutkan,” tambahnya.
Mia melanjutkan, dia memang tidak pernah dijanjikan uang jutaan dolar AS, dan memang tidak mengharapkannya. “Saya terlibat dalam dunia pornografi begitu singkat, tetapi aksi saya menyebar seperti api, meskipun saat ini telah lima tahun meninggalkan industri,” tutur dia.
Bahkan, karena pekerjaannya ini dia pernah menerima ancaman pembunuhan dari ISIS. Hal tersebut ia peroleh lantaran pernah mengenakan hijab saat sedang beradegan porno.
Walaupun Mia Khalifa hanya menghabiskan waktu selama tiga bulan sebagai bintang porno dan pensiun pada 2015, dia terus menjadi salah satu aktris yang paling populer. Nama Mia Khalifa pun semakin populer, ketika berperan mengenakan hijab. Adegan itulah yang membuatnya populer sekaligus kontroversial.
Menurut salah satu situs porno ternama di dunia, Mia menjadi artis porno yang paling dicari pada 2016 yang berarti lebih dari setengah tahun sejak dirinya memutuskan untuk pensiun dari dunia film porno.
“Ketika saya melakukan adegan (Seks) menggunakan hijab, saat itu pulalah ancaman dari ISIS datang. Berita menyebar secara global bukan hanya di Amerika, saya pun dilarang di beberapa negara,” ungkap Mia.


