Banjir Bandang Landa Sawah Warga Kp Padang Paraman Dareh, Donizar Gercep Koordinasikan Dengan Dinas PSDA Sumbar
Banjir bandang merusak sawah warga di Nagari Aia Manggih Barat

3,105 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Lubuk Sikaping (Centangbiru) – Bulan Oktober 2023 ini, curah hujan di beberapa daerah sangat meningkat. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya luapan air di sungai-sungai dan menyebabkan banjir bandang yang melanda dan merusak pemukiman dan persawahan warga.

Terkini, kejadian banjir bandang atau luapan air sungai ini terjadi di Jorong Kampuang Padang Paraman Dareh, Nagari Aia Manggih Barat, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sabtu (14/10/2023).

Banjir bandang ini berdampak pada rusaknya (gagal panen) persawahan warga di kampung tersebut, dan membuat para petani merugi.

“Kejadian banjir bandang yang melanda persawahan warga Kampuang Padang Paraman Dareh ini, disebabkan meluapnya batang aia (sungai) Paraman Dareh. Ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang dimulai pada sore (16.10 WIB) hingga malam hari (Sabtu-14/10/2023),” ungkap Afdel Haq, Wali Nagari Aia Manggih Barat kepada Centangbiru, Minggu (15/10).

Lebih lanjut Afdel memaparkan, akibat banjir bandang tersebut, rusaknya sawah warga (gagal panen) di sepanjang aliran sungai seluas kurang lebih 3 hektar. Runtuhnya bronjong pengaman jembatan Paraman Dareh, terbannya jalan lintas kampung antara Kp Padang Paraman Dareh ke Padang Sarai. Terbannya penahan dan rusaknya pondasi jembatan di jalan tanah kas desa Aia Manggih Barat.

“Terkait dampak dari banjar bandang ini sudah kita surati secara resmi Dinas PSDA Provinsi Sumbar,” pungkas Afdel Haq.

Sebagai bentuk kepedulian akan musibah banjir bandang tersebut, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Donizar langsung gerak cepat untuk mengkoordinasikan dengan Instansi terkait, untuk penanganan cepat dan lebih lanjut.

“Sebagai bentuk kepedulian akan musibah banjir yang menimpa persawahan warga di Kp Padang Paraman Dareh Nagari Aia Manggih Barat, kita langsung gerak cepat melakukan koordinasi dengan Instansi terkait, untuk segera melakukan tindakan. Insha Allah, sahabat-sahabat kita dari Dinas PSDA Provinsi Sumbar segera terjunkan alat berat ke lokasi untuk melakukan pembersihan tumpukan material,” ujar Donizar, yang merupakan putra asli Pasaman.

Hal ini, tambah Donizar, butuh tindakan cepat agar musibah banjir atau luapan sungai Paraman Dareh tersebut tidak lagi terulang dan dapat merusak tatanan sawah milik warga.

Musibah banjir bandang ini sudah kali ketiga sejak akhir September 2023 ini, lanjut Donizar, mulai dari di Nagari Tanjuang Baringin, Nagari Limo Koto Bonjol dan sekarang di Nagari Aia Manggih Barat. Dan musibah ini juga terjadi di Nagari Panti Timur.

“Insha Allah, sesuai kewenangan kita, semuanya kita tindak lanjuti semampu kita,” tegas Donizar.

Ia juga mengimbau kepada seluruh warga Sumbar, dan Pasaman khususnya, agar selalu waspada akan tingginya curah hujan belakangan ini.

“Dengan tingginya intensitas curah hujan beberapa hari ini, kita harapkan kepada seluruh warga Sumatera Barat untuk senantiasa waspada, khususnya bagi warga yang melakukan perjalanan dan bagi warga yang bermukim di dekat sungai,” pungkas Donizar.

Dari pantauan Centangbiru, hujan lebat terus mengguyur Lubuk Sikaping dari siang hingga malam hari ini (Minggu, 15 Oktober 2023).

(Unc)