Sanksi FIFA Mengintai Indonesia
Foto: Menpora Malaysia, Syed Saddiq berada ditengah kerumunan supporter (@garudafansbook)

2,215 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Centangbiru.com – Sanksi FIFA mengintai PSSI usai laga Timnas Indonesia versus Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 5 September 2019, berjalan rusuh. Timnas Indonesia harus menelan pil pahit. Sempat unggul dua kali, mereka malah dihantam Malaysia 2-3 pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.


Sejak awal laga, situasi sudah tak kondusif. Sejumlah oknum suporter Indonesia mencoba mengintimidasi suporter Malaysia dengan nyanyian bernada rasialis. Pertandingan juga sempat terhanti sekitar 10 menit di pertengahan babak kedua akibat ulah salah satu suporter Indonesia yang mencoba turun ke lapangan dan mencoba menghampiri tribune suporter Malaysia.

Pendukung tim tamu semakin menderita lantaran mendapatkan lemparan botol air mineral dan flare atau bom asap. Tak sampai di situ, usai pertandingan kerusuhan kembali pecah. Kali ini suporter Indonesia mencoba mengepung pintu VVIP. Saking panasnya, satu orang polisi terluka akibat terkana lemparan batu.

Sekretaris jendral (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, tak dapat menutupi kesedihannya. Namun, PSSI sudah siap apabila kerusuhan tersebut membuat FIFA menjatuhkan hukuman.

“Kami sebagai pengurus tentu pasti lebih nelangsa, hampa. Kami sangat menyesalkan ini, padahal ini pertama kali Indonesia kembali ikut Kualifikasi Piala Dunia setelah di-banned FIFA,” kata Tisha saat ditemui di GBK.

“Untuk sanksi dari FIFA, kita semua (Indonesia) harus terima dan pasrah. Sebab, posisinya memang kita yang salah,” imbuhnya.

Peristiwa ini tentu saja tak hanya membuat malu PSSI sebagai induk sepakbola Indonesia. Tapi, juga nama Indonesia di kancah internasional. Suporter yang masih belum bisa dewasa akan menyulitkan Timnasnya untuk bisa berprestasi lebih tinggi lagi. Terlebih, Indonesia saat ini tengah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Kejadian ini bisa saja menimbulkan preseden buruk untuk sepakbola Indonesia yang sedang berusaha memperbaiki citra di level internasional. Di laga selanjutnya, skuat Garuda akan berhadapan dengan Thailand. Duel akan kembali dihelat di SUGBK, Selasa 10 September 2019.

Sementara itu, Menpora Malaysia Syed Saddiq ternyata ada ditengah-tengah Suporter Malaysia, ia melihat langsung bagaimana bendera Malaysia dirampas oleh suporter kita, dilempari botol, dihina, dan hal lainnya yang berlawanan dengan adab olahraga. Telah ia konfirmasi bahwa FAM akan membuat surat resmi kepada FIFA, ia juga akan membuat surat resmi kepada pemerintah Indonesia atas kejadian memalukan malam ini.

(FP-FB/SepakbolaIndonesiafansbook)