Sanggar Seni Budaya Pasaman Saiyo Kenalkan Kultur Daerah Melalui Drama Musikal di Bali
2,663 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini
Denpasar (Centangbiru) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANAS) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat didukung oleh Mediatama Binakreasi Event Organizer menyelenggarakan “Minangkabau Heritage”.
Acara yang berlangsung sejak Jumat (4/10/2019) hingga Sabtu (5/10/2019) ini menampilkan berbagai kesenian, kerajinan hingga fashion show dari masing-masing kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.
Salah satunya yakni penampilan kesenian dari Kabupaten Pasaman yang tampil di Level 21 Mall, Denpasar, Bali, Sabtu (5/10/2019) siang.
Penampilan kesenian dibawakan oleh Sanggar Seni Budaya Pasaman Saiyo dengan menampilkan Tari Dantiang Sumando atau Tari Piring, Tari Indang Muaro Mangguang, Iriak Anjay, dan drama musikal yang bercerita tentang kultur yang ada di Kabupaten Pasaman.
“Drama musikal ini bercerita tentang adanya beragam suku, ada dan budaya yang ada di kabupaten kami,” jelas Piken Lestari, Wakil Ketua Sanggar Seni Budaya Pasaman Saiyo.
Penampilan pun menyegarkan mata warga Bali yang sedang berkunjung di Level 21 Mall.
Ada yang menyaksikan dari lantai 1 hingga lantai 3 mall yang dimeriahkan dengan tepuk tangan para penonton.
Penampilan yang dipersiapkan sejak 3 minggu lalu ini diharapkan akan bisa membawa wisatawan, khususnya dari Bali untuk mengunjungi Kabupaten Pasaman.
“Kabupaten Pasaman berada paling ujung utara Provinsi Sumbar. Jadi di sana terdapat beragam etnis. kami berharap provinsi lain dapat mengunjungi Kabupaten Pasaman karena salah satu daerah yang dilintasi garis khatulistiwa,” harap Piken.
Sementara, penampilan dilakukan oleh 6 orang penari , 4 orang pemain drama, dan 5 orang pemain musik.
Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali


