Pilkada Pasaman Kian Dekat, Balon Mulai Bermunculan
Foto : Mobil Dinas Bupati Pasaman (BA 1 D)

3,688 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Lubuk Sikaping (centangbiru.com) – Alek demokrasi di Pasaman Saiyo akan segera berlangsung pada Bulan September Tahun 2020. Berbagai nama pun telah mengapung ke permukaan, bahkan menjelang habisnya masa kepemimpinan Yusuf Lubis dan Atos Pratama, secara terang terangan muncul nama-nama tokoh untuk berkompetisi menjadi orang nomor satu di Kabupaten yang berada paling utara dari Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Dari berbagai narasumber yang dirangkum munculnya nama nama tokoh itu menandakan, jika untuk menjadi orang nomor satu di Pasaman sangat diminati.

Dari beberapa nama tokoh-tokoh yang muncul untuk menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman pada Pilkada tahun 2020, antara lain adalah; Benny Utama, Rahmat Saleh Nasution, Afrizal, Atos Pratama, Kholad Nasution, Sabar AS, Halim Nasution, Hasbullah Nasution, Donizar, Ahmad Yani Pasaribu, Pardomuan Tanjung, Bona Lubis, Andriko Syahputra, Yuedra Effendi.

“Sosok atau Figur Pemimpin Pasaman lima tahun kedepan itu orangnya harus visioner, karena beliau harus bisa memikirkan akan peningkatan kemajuan Kabupaten pasaman ini. Tentu dalam konteks serta konsep pemikiran yang positif, Beliau harus memiliki kompetensi dan wawasan yang komprehensif dan juga punya konsep pembangunan yang jelas dan terukur untuk lebih memajukan Pasaman. Karena masyarakat kita sudah jenuh dengan janji-janji. Perubahan harus menjadi misi utamanya, perubahan yang mendasar. Nasib 300 ribu lebih warga Pasaman menjadi tanggung jawab akan amanah yang diberikan. Sosok tersebut harus mampu memikirkan bagaimana meningkatkan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan dan bidang pelayanan kesehatan. Yang paling utama adalah membangkitkan potensi lokal disegala bidang untuk membangun Pasaman yang madani,” ujar Fajar Panomuan selaku tokoh muda pemerhati politik Kabupaten Pasaman.

Melihat gelombang politik saat ini di Pasaman, beberapa tokoh politik sudah mulai menebar pesonanya untuk menarik perhatian masyarakat, seperti pada Baliho dan Spanduk ucapan Hari Raya Idul Adha 1440 H dan HUT RI ke-74, dengan memajang wajah, nama serta latang belakang Partai Politiknya.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Bonjol, Abdiman mengapresiasi tingginya minat para tokoh masyarakat untuk menjadi calon Bupati Pasaman pada Pilkada tahun 2020 mendatang.

“Kita dukung para putra Pasaman untuk maju mengadu nasib Pada Pemilihan Bupati tahun 2020, baik yg di Pasaman maupun yg dirantau. Namun juga perlu diperhatikan, sebelum berniat ingin maju pada bursa bakal calon bupati Pasaman, kepada yang berkeinginan untuk maju, ingat kata orang tua dahulu, “Tapuak Dado, Tanyo Salero”. Sudah siapkah?, Mohon disiapkan pengetahuan tentang kepemimpinan pada birokrasi, Wawasan dunia Politik, dukungan dari partai politik ataupun segenap element masyarakat, dan terlebih lagi tentunya juga Materi visi dan misi harus dipersiapkan juga. Karena biaya Politik di negeri ini cukup tinggi. Jangan sampai istilah orang kampung, “itiak tajun” maju orang, maju pula kita. Jadi bukan niat mematahkan semangat mereka yg ingin maju pada Pilkada tahun 2020, tapi banyak yg harus diperhatikan. Popularitas dan Elektabilitas sangat menentukan dukungan dari Partai politik maupun masyarakat. Jangan ketika memasuki musim pilkada baru ingat kampung, baru berbuat untuk kampung. Karena nantinya akan jadi cemoohan Masyarakat,” ujar Abdi Bonjol kepada centangbiru.com (14/8).

Abdi Bonjol juga menyampaikan, bahwa untuk menjadi pemimpin harus dari hati yang tulus untuk melakukan segala sesuatunya untuk kemajuan Pasaman.

“Tapi begitupun, jika hanya karena niat hati ingin membangun kampung. Tidak mesti harus menjadi Bupati, Anggota dewan, banyak cara untuk membangun dan mensejahterakan kampung. Salah satunya menciptakan lapangan kerja. Aktif pada kegiatan sosial dan banyak lagi,” pungkas Abdi.

(Unc)