Surat Terbuka, Untuk Dokter Andi dan Nana

7,447 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini
Surat terbuka, untuk Dokter Andi dan Nana.
Malam ini, kalian begitu terkenal. Gara-gara rangkaian ulah kalian, dua pasien ibu mengandung melahirkan di ‘jalan’. Apa yang ada dalam benak kalian saat ini? Hanya karena besaran Jasa Medis (JM) pasien Sectio Caesar kelas III yang kalian minta untuk dinaikkan dari Rp654,792 per pasien menjadi Rp800 ribu yang tidak kunjung terkabul, lalu kalian menolak memberikan pelayanan?
Begini saja, saya Chandra Firman, jurnalis dari harian Singgalang. Tidak sanggup saya berfikir gara-gara membaca ulah kalian. Tidak muluk, saya punya tabungan sekitar Rp5 jutaan. Saya minta, bila jasa medis Rp650 ribu per pasien dan kalian minta Rp800 ribu, yang berarti ada kekurangan Rp150 ribu per pasien, saya bersedia menutupi kekurangan itu. Bila masih kurang, silahkan utarakan, saya dan masyarakat Pasaman yang lain bakal mencoba penuhi.
Sekarang, saya dan masyarakat memohon, mulailah kembali pelayanan, jika tidak, demi Tuhan, saya akan membawa kasus ini ke jenjang yang lebih tinggi. Biar kalian benar-benar tidak bisa memberikan pelayanan, seperti yang kalian lakukan saat ini.
Chandra Firman: 082283811142
Saya juga pak mempunyai tabungan sekitar Rp10 Juta sissa persiapan untuk pernikahan pada Tanggal 1 November 2019 ini. Tapi karena Bapak Dokter Andi dan Ibuk Nana mintak dinaikkan Jasa Medisnya biarlah dipakai sementara. Biarlah pesta saya sedikit tertunda, asal jangan saya mendenar ada ibu Hamil yang terancam nyawanya ulah sikap Bapak/Ibu.
Ini karena kemanusiaan. Saya masih ingat tahun 2015 lalu, setengah mati Ibu saya dirawat saat hendak melahirkan di Yarsi Simpang Empat. Bayangkan Bapak Andi, kondisi ini terjadi sama bapak. Orangtua bapak terpaksa melahirkan di Ambulance, tega sekali. Kemana rasa kemanusiaan bapak/ibu.
Dulu, Pemda Pasaman susah-susah nyekolahkan Bapak hingga lulus dokter spesialis, kemudian lulus ASN. Sekarang malah seperti kacang lupa sama kulitnya. Ingat pak, dunnia ini hanya sementara. Bapak kejam, ibuk sadis…
Heri Sumarno 081261941436
Wartawan Covesia
(Centangbiru.com – 28/8/2019)


