Anggota DPRD Pasaman, Rudi Apriasi Gelar Bakti Sosial dan Jemput Aspirasi Masyarakat
Foto: DPC Partai Demokrat Pasaman Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Mapattunggul.

3,658 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Pasaman (Centangbiru) — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pasaman terus gencar menjemput aspirasi masyarakat serta menggelar kegiatan bakti sosial. Terkini, DPC Partai Demokrat Pasaman menggelar Baksos pengobatan gratis dan sunatan massal) di Jorong Kubu Baru, Nagari Muara Tais Koto Gadang, Kecamatan Mapattunggul, Pasaman.


Ketua DPC Partai Demokrat Pasaman, Rudi Apriasi mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial yang melibatkan belasan tenaga kesehatan itu dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi ke-18 partai berlambang mercy itu, yang jatuh pada 9 September.

“Kita menjalankan instruksi Ketua Umum Partai Demokrat (SBY) dan Ketua DPD (Ir.H.Mulyadi) untuk turun langsung merasakan perjuangan masyarakat, serap aspirasi, Demokrat peduli dan beri solusi,” ujar Rudi yang juga Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Pasaman ini, Selasa (24/9).

Rudi menambahkan, kegiatan bhakti sosial itu sebagai bukti Demokrat hadir bersama dan berjuang untuk rakyat. Dalam kegiatan tersebut seluruh pengurus dan empat wakil partai di DPRD Pasaman ini, diterjunkan untuk menjemput aspirasi masyarakat.

“Kegiatan bakti sosial di Kubu Baru, pada 20 September 2019 lalu, diikuti 4 orang anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Pasaman dan seluruh kader,” katanya.

Rudi menyampaikan, sejumlah aspirasi masyarakat yang berhasil dihimpun dari pelaksanaan kegiatan tersebut, diantaranya meminta pembangunan infrastruktur jalan. Saat ini, kata dia, jalan ke wilayah itu masih belum memenuhi standar karena berupa tanah liat.

Berikutnya, mendorong Pemerintah Daerah Pasaman untuk melakukan pembangunan jalan (konektivitas) tembus ke Sumatera Utara. Pasalnya, dari Kubu Baru jaraknya hanya berkisar 30 km.

Selanjutnya, segera mengisi kekosongan bidan desa untuk melayani kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil yang hendak melahirkan. Akses kesehatan bagi masyarakat disana masih minim dan terbatas.

“Dari catatan kita, di kecamatan Mapattunggul ada 4 kejorongan yang kosong tenaga bidannya, yaitu Jorong Kubu Baru, Jorong Benai, Jorong Kampung Tongah dan Jorong Marapan. Pemerintah Daerah Pasaman harus segera mengatasi ini,” ujarnya.

Masyarakat setempat, kata Rudi, juga meminta supaya Pemda Pasaman membentuk koperasi untuk meningkatkan harga karet yang terus mengalami penurunan. Kini, harga karet disana hanya berkisar Rp6 ribu per kg.

“Keberadaan koperasi untuk mengolah bahan mentah karet menjadi bahan setengah jadi. Sehingga menjadikan karet seperti selendang, sebagaimana dilakukan para pendahulu mereka. Ada mesin pengolahnya,” tegas Rudi.

Rudi berharap, lewat bakti sosial tersebut dapat mempererat hubungan silaturrahhmi antar sesama anggota fraksi Demokrat, kader partai dan masyarakat serta melatih jiwa kepedulian kepada masyarakat. Sehingga wakil rakyat dari partai itu semakin peka terhadap persoalan rakyat.

“Dari kami, fraksi Demokrat mendorong agar Pemda memperhatikan daerah terisolir dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan,” ujar pria yang digadang-gadang bakal maju di Pilkada Pasaman tahun2020 mendatang.

(Unc)