Mari Berbahagia untuk Hari Jadi Pasaman ke-74 Tahun.
3,197 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini
Centangbiru – Sejenak, mari kita saling berpegangan tangan saling merangkul dan mengumbar aura kebahagiaan dihati maupun pikiran kita. Walau, tidak bisa dipungkiri nuansa kehidupan semakin pelik menyesakkan dada. Karena hari ini adalah hari yang istimewa, adalah hari dimana Kabupaten paling utara di provinsi Sumatera Barat ini merayakan ulang tahunnya, Selamat hari Jadi Kabupaten Pasaman tercinta. Sudah 74 tahun usianya yang penuh perjalanan dengan nuansa romantika indah dan dinamikanya. 8 Oktober 1945 merupakan tanggal sakral yang wajib diketahui segenap warga Pasaman Saiyo.
Jikalau kita berbicara sejarah dan masa lampau, maka kita akan disuguhkan dengan catatan hebat dengan ukiran indah manusia yang hidup di Pasaman. Begitu banyak terbilang orang-orang penuh jasa kepada bangsa ini terlahir diranah Pasaman. Jangan salah, kalangan selebriti terkenal pun mengaku beliau juga memiliki darah Pasaman ditubuhnya.
Belum lagi sumber daya alam nan melimpah ruah, tanah yang makmur dan spesialnya lagi juga dilintasi garis khatulistiwa. Yang kesemuanya itu merupakan daya tarik luar biasa bagi orang-orang yang bahkan belum terlalu mengenal dimana dan bagaimana dengan Pasaman.
Kita jangan dulu berbicara yang berat-berat dengan tatanan bahasa serta istilah yang ribet, masyarakat Pasaman pada sebahagian besarnya hanya inginkan kesejahteraan serta kemakmuran. Pasar dengan pengunjung ramai dengan daya beli yang tinggi, harga hasil tani yang menguntungkan serta hal-hal ekonomis lainnya yang membuat masyarakat tidak lagi lesu, tidak lagi berkerut keningnya serta tidak ada lagi umpatan dan kesedihan yang mendayu-dayu.
Setiap bulan setiap tahun bahkan setiap saat, begitu banyak pakar-pakar serta para ahli dengan background disiplin ilmu yang berbeda datang ke Pasaman, maupun mengungkapkan di media. Bahwasanya, daerah ini punya potensi besar dan punya sumber daya alam yang luar biasa. Akan tetapi, mengapa dan mengapa kita selalu berada pada rel yang lain dan seolah jalan ditempat. Tidak ada yang harus disalahkan tentang seharusnya begini seharusnya begitu, harusnya si ini seharusnya si anu. Pokoknya kita jalani sajalah dulu.
Saat ini, kita harus buka mata juga bahwa sudah banyak pembangunan dan kemajuan disegala bidang yang ada di Pasaman sedari berjalan selama 74 tahun ini. Walau bagaimanapun, kita wajib mensyukuri akan nikmat keindahan serta keberagaman Pasaman.
Apalah arti sebuah tulisan dan apalah arti sebuah pengharapan, jika saja kita tidak memulai dari diri pribadi untuk selalu gerakkan daya semangat, keinginan untuk bangkit. Karena sebuah gelora ‘ayo kamu bisa!’ bisa saja mengubah kebahagiaan kita. Mana tahu tahun depan, kita masyarakat Pasaman akan lebih menikmati ulang tahun ini dengan kesenangan yang bersama dan kebahagiaan nan tulus bukan dibuat-buat. Karena bahagianya Pasaman adalah kebahagiaan masyarakat Pasaman. Karena ulang tahun Pasaman adalah saat masyarakatnya semua ‘Makan Bajamba’ dengan arti yang sesungguhnya.
(Unc)


