Seorang PDP di Pasaman Meninggal, Hasil Labornya Belum Keluar
Foto: illustrasi (Ig)

4,589 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Lubuk Sikaping (centangbiru) – Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Pasaman, dilaporkan meninggal dunia saat tengah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Lubuk Sikaping.


Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasaman, Yusuf Lubis melalui juru bicara, Williyam Hutabarat kepada awak media mengatakan, bahwa pasien PDP tersebut meninggal dunia pada pukul 04.00 WIB, Sabtu (11/4/2020).

“Memang pada Jumat kemarin pasien PDP bertambah satu orang yang dirawat di ruang isolasi RSUD Lubuk Sikaping. Namun tadi pagi meninggal dunia,” kata Williyam Hutabarat.

Namun kata Williyam Hutabarat, hasil tes Swab pasien belum keluar dari Laboratorium Unand Padang.

“Memang memiliki gejala batuk, demam dan sesak napas. Akan tetapi belum bisa dipastikan apakah pasien positif terinfeksi Covid-19. Kita masih menunggu hasil tes swab-nya,” terang Williyam.

Pasien tersebut, kata dia, diketahui memiliki riwayat perjalanan dari daerah pendemi Covid-19.

“Pasien diketahui beberapa waktu lalu baru pulang dari Jambi. Kita tidak tahu pasien ini apakah terinfeksi Covid-19 dalam perjalanan ke Pasaman. Nanti akan kami umumkan usai hasil tes Swab bila sudah keluar,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak gugus tugas tentang mekanisme pemakaman pasien PDP tersebut.

(Herisumarno/cov)