Seorang Warga Pasaman Berstatus ODP Meninggal Dunia
Foto: illustrasi

8,240 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Pasaman (Centangbiru) – Gugus tugas percepatan penanggulangan virus corona (Covid-19) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat melaporkan bahwa salah seorang warga setempat berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) meninggal dunia.


Ketua Gugus tugas, Yusuf Lubis melalui juru bicara, Williyam Hutabarat mengatakan warga berstatus ODP itu diketahui Nyonya N (61) warga Kecamatan Simpati.

“Dari hasil Nyonya N (61) didiagonis dokter menderita sakit stroke dan masuk ODP. Namun nyonya N (61) meninggal dunia Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping sekitar pukul 06.15 WIB tadi,” terang Williyam Hutabarat, Jumat (17/4/2020).

Williyam Hutabarat memastikan nyonya N (61) sama sekali tidak terinfeksi Covid-19.

“Dari hasil tes Swab, almarhumah negatif terinfeksi Covid-19. Almarhumah hanya menderita sakit stroke,” katanya.

Kronologis nyonya N (61) kata dia berawal dari saat menderita demam dan memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas Simpati beberapa hari yang lalu.

“Kemudian pada tanggal 14 April 2020 lalu nyonya N dirujuk ke RSUD Lubuk Sikaping. Nyonya N mengalami keluhan penurunan kesadaran badan dan sesak nafas. Namun tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah pendemi Covid-19. Cuma kontak sosial dengan keluarganya yang pernah kontak sosial dengan pasien positif Covid-19,” katanya.

Selama menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit kata dia, dokter mendiagnosis nyonya N hanya menderita stroke.

“Hasil tes swab pun negatif Covid-19. Almarhumah sudah dimakamkan dengan prosesi pemakaman biasa tanpa standar Covid-19 di daerah asalnya, yakni Kecamatan Simpati,” pungkasnya memastikan.

**
(HSumarno/unc)