Yossy Nasution: UMKM Pasaman Harus Maju Bersama Melalui Marketing Digital
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Pasaman

3,748 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Lubuk Sikaping (Centangbiru) – Dalam masa pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi satu sektor yang sangat terdampak. Salah satu cara brillian dalam mendorong produk UMKM lokal dalam memperluas pemasaran dan menembus pasar global, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pasaman menggelar pelatihan operasional pemasaran secara daring (online).

Sosialisasi dan pelatihan pemasaran produk UMKM berbasis informasi teknologi (IT) menggunakan aplikasi Blanja.com milik PT Telkom Tbk. Untuk angkatan pertama, kegiatan diikuti oleh 40 pelaku UMKM di Pasaman.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pasaman, Yossy Nasution menyampaikan, bahwa dari pelatihan tersebut pihaknya ingin meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keahlian, kreatifitas dan potensi para pelaku UMKM di kabupaten itu dalam memasarkan produk secara Online.

“Harapannya lewat pelatihan ini, kita ingin produk UMKM di Pasaman berkembang pesat dan dikenal masyarakat luas. Usaha yang digeluti semakin serius dan penuh inovasi,” ujar Yossy Nasution saat ditemui di tempat pelatihan yang dihelat di Wisma Murni Lubuk Sikaping, Selasa (17/11/2020).

Melalui pelatihan tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Pasaman berencana membuka akses kepada para pelaku UMKM di daerah itu untuk mempromosikan produk-produknya melalui kampung digital.

“Lewat pelatihan online marketing dengan PT Telkom dan Tokopedia ini, selanjutnya akan kita buat program kampung atau nagari digital sebagai inovasi Dinas Koperasi dan UKM Pasaman,” terang Yossy Nasution.

Dalam waktu dekat, lanjut Yossy, pihaknya akan melakukan launching dua kampung digital di Pasaman. Sebagai pilot project, akan ditunjuk Kecamatan Bonjol untuk wilayah Selatan dan Kecamatan Panti untuk wilayah Utara.

“Selatan di Bonjol dan Utara pada Kecamatan Panti atau Padang Gelugur. Dua lokasi ini akan kita launching sebagai kampung digital untuk dijadikan pilot projectnya. Berbagai infrastruktur, termasuk fasilitas internet akan kita siapkan,” ujarnya.

Yossy mengharapkan, keberadaan kampung digital itu nantinya bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM sebagai pusat promosi berbagai produk UMKM di Kabupaten Pasaman.

“Kita ingin setelah selesainya agenda pelatihan ini, ada perubahan yang siginifikan terjadi pada para pelaku UMKM agar lebih baik dan lebih maju kedepannya,” pungkasnya.

(Unc)