SK Diterima, STIE-STIH Yappas Resmi Menjadi Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa

8,120 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini
Padang (Centangbiru) – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yayasan Pendidikan Pasaman (Yappas) resmi berganti nama. Perguruan tinggi swasta yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Pasaman tersebut, kini menjadi Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa (ITS Khatulistiwa).
Hal ini berdasarkan Surat keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi No. 287/E/O/2022 tertanggal 20 April 2022 itu diserahkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Sumbarjam, Prof Dr Herri MBA yang diterima oleh Ketua Yayasan Pendidikan Pasaman, Yusuf Lubis di aula LLDIKTI, Padang, Rabu (27/4/2022).
Prof Dr Herri MBA mengatakan, perubahan nama perguruan tinggi harus dibarengi dengan perubahan sikap dan cara berpikir.
Sebab kata dia, dengan berubahnya nama kampus menjadi Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa, tentu memiliki cara pengelolaannya sendiri.
“Saya senang dengan komitmen ketua yayasan dan beserta jajaran Yappas Pasaman. Karena sudah mengingatkan dari awal para jajaran kampus agar mengubah cara berpikir karena sekarang bukan lagi sekolah tinggi, tapi sudah menjadi institut,” jelas Prof Dr Herri MBA.
Ketua Yayasan Pendidikan Pasaman atau Yappas, Yusuf Lubis mengatakan, peningkatan status kampus menjadi Institut Teknologi dan Sosial Khatulistiwa itu adalah hasil kerja keras segenap tim dan civitas akademika Yappas Pasaman.
Kata Yusuf Lubis, peningkatan status itu selain menjadi kebanggaan, juga menjadi amanah yang besar bagi Yayasan Pendidikan Pasaman.
“Dengan peningkatan status ini, kita jangan cepat berpuas diri. Justru ini adalah amanah yang mesti kita jaga. Dengan cara, proses belajar dan mengajar harus lebih ditingkatkan,” jelasnya.
Bupati Pasaman dua periode ini juga mengatakan, perubahan itu tidak boleh sekadar perubahan nama saja. Namun, sambung dia, seluruh sikap juga pola pikir dalam mengelola Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa juga harus ditingkatkan menuju arah yang lebih baik lagi.
“Kita harus buktikan, jika Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa ini memang pantas ada di Pasaman. Dan juga memang pantas dibutuhkan di Pasaman dan daerah sekitarnya,” pungkas Yusuf Lubis.
Sementara, Yosep Hadi Putra, SH, MH selaku Ketua STIH menyampaikan terima kasih atas layanan dan bantuan LLDIKTI Wilayah X dalam pengusulan dan penggabungan STIE Pasaman dan STIH Lubuk Sikaping menjadi Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa.
“Alhamdulillah, dengan perubahan nama dan penggabungan ini, tentu kita akan fokus pada peningkatan mutu. semoga kedepannya ITS akan lebih baik dan memajukan sektor pendidikan di Pasaman,” ujar Yosep.
Hadir dalam agenda penyerahan SK ini, Ketua Yappas Yusuf Lubis, Sekretaris Yuli Amri, Ketua STIH Yosep Hadi Putra, Ketua STIE Erdawati, Waket II Nur Asmah.
(Unc)


