Cegah Corona, Alfath Laundry Hadirkan Cuci Karpet Masjid Secara Gratis
Foto: Owner Alfath Laundry, Ahmad Syarif saat cuci karpet Masjid Tj Aia, Lubuak Layang

3,404 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Rao Selatan (Centangbiru) – Masjid adalah rumah Allah SWT yang harus senantiasa kita jaga kebersihannya. Selain sebagai tempat beribadah, seharusnya di setiap sudut selalu bersih dan suci dari najis ataupun kotoran, termasuk karpet sebagai tempat untuk bersujud.


Berbekal kenyamanan untuk beribadah di Masjid tersebut, Ahmad Syarif selaku owner Alfath Laundry yang berlokasi di Lubuk Sikaping, Pasaman, telah lama membuka usaha laundry yang menerima jasa cuci karpet masjid secara cuma-cuma alias gratis.

Gagasan untuk laundry cuci karpet Masjid secara gratis ini berawal ketika Ahmaf Syarif sedang menjalankan shalat di masjid di kampungnya. Ketika itu ia menemukan karpet di masjid dengan bau kurang sedap.

Lalu munculah ide untuk mencuci karpet tersebut. Bukan hanya karpet masjid di kampungnya di Rao, namun juga karpet-karpet masjid di sekitaran Lubuk Sikaping.

“Alhamdulillah, saya dengan niat tulus ikhlas mencuci karpet Masjid secara gratis. Inspirasi ini lahir ketika saya sering shalat itu karpetnya bau, sedangkan untuk beribadah kan harus bersih dan suci. Sering juga masalahnya, kalau nyuci karpet itu lama dan hasilnya bau. Ya sudah saya bawa dan cuci aja,” ujar Ahmad Syarif alias Ari Kumpul kepada Centangbiru.

Terkini, dengan niat membantu mencegah penyebaran virus corona di Pasaman, Alfath Laundry dengan dibantu para karyawannya, Dunsanak serta Niniak Mamak dan Pemuda Tanjuang Aia mencuci karpet Masjid Tanjuang Aia, Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao Selatan, Sabtu, (11/4/2020).

Masjid Raya Tanjuang Aia, Nagari Lubuak Layang ini dipilih karena Masjid tersebut berada di jalur lintas Sumatera, yang tentunya dengan jamaah yang beribadah disana.

Jasa pencucian karpet masjid secara cuma-cuma dari Alfath Laundry ini sudah dijalankan Ahmad Syarif semenjak bulan April 2014. Waktu itu, ia sedang menggembangkan mesin spinner laundry karpetnya.

“Insya Allah, Semoga barokah untuk kita semua. Kita berharap satu kebaikan akan menimbulkan jutaan kebaikan lainnya,” pungkas Ahmad Syarif.

(Unc)