Peringati Harkannas 2019, Miradelima: Ayo Makan Ikan Setiap Hari untuk Mencegah Stunting

3,563 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini
Lubuk Sikaping (Centangbiru) – Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas) yang jatuh pada 21 November 2019, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Miradelima mengajak masyarakat untuk makan ikan. Hal ini pun disampaikannya di postingan akun media sosial pribadinya.
“Memperingati Hari ikan nasional 2019; Ayo makan ikan setiap hari. Mari hadirkan ikan dalam setiap masakan ayah bunda,” ujar Miradelima dalam postingan media sosialnya, Kamis (21/11/2019).
Miradelima mengharapkan, bahwasanya dengan mengkonsumsi ikan setiap hari, agar menurunkan serta mencegah angka stunting di ranah Pasaman Saiyo.
“Semoga dengan mengonsumsi ikan saban hari, terkhusus bagi ibu hamil dan balitanya. Agar dapat meningkatkan gizi ibu hamil dan janinnya, supaya melahirkan generasi yang sehat dan cerdas,” ujar Miradelima.
Seperti diketahui, setiap tanggal 21 November diperingati sebagai Hari Ikan Nasional atau Harkannas.
Peringatan Hari Ikan Nasional untuk pertama kalinya ditetapkan oleh Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono pada 24 Januari 2014. Penetapan itu melalui surat Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia No. 3 Tahun 2014 Tentang Hari Ikan Nasional.
“Hari Ikan Nasional sendiri diperingati untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein berkualitas tinggi. Selain itu, perayaan ini juga dikaitkan sebagai pengingat bahwa Indonesia, khususnya Kabupaten Pasaman memiliki potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal,” ujar Miradelima kepada Centangbiru (22/11/2019).
Sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ikan sebagai bahan pangan, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggalang sebuah Gerakan Memasyarakatkan Ikan (Gemarikan).
“Melalui gerakan tersebut, Pemerintah mengeluarkan penjelasan mengenai serba-serbi ikan serta identifikasi ikan yang layak dikonsumsi. Meskipun sumber daya ikan di Indonesia melimpah, kita sangat berharap dengan tingginya minat masyarakat mengkonsumsi ikan agar terbebas dari stunting,” terang Miradelima.
Seperti diketahui, ikan adalah salah satu hasil kekayaan alam yang digemari oleh masyarakat Indonesia untuk menjadi bahan pangan. Khusus di Pasaman, Ikan air tawar merupakan idola bagi masyarakat untuk melahapnya di piring makan setiap warganya.
(Unc)


