Kembangkan Atun dan Sambal Macang, THP FATETA Unand Gelar FGD Guna Kerjasama Pengabdian Masyarakat Multi Tahun
FGD Pengembangan Atun dan Sambal Macang oleh THP FATETA Unand

15,081 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Dharmasraya (Centangbiru)- Atun dan sambal macang merupakan produk pangan tradisional khas Nagari Lubuk Besar Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya. Untuk pengembangan kedua produk ini, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Hasil Pertanian (FATETA) Universitas Andalas (UNAND) Padang program kemitraan masyarakat membantu usaha berkembang mengadakan FGD (Forum Grup Discussion) dengan Pemerintahan Nagari Lubuk Besar dan kelompok mitra Lubuk Besar Bersinar yang dimoderatori oleh Cesar Welya Refdi, S.TP, M.Si, Senin (14/12/20).

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh Tim PKM UNAND program kemitraan masyarakat membantu usaha berkembang, yang diketuai oleh Ismed, S.Pt, M.Sc dosen Jurusan THP FATETA, Robby Jannatan, S.Si, M.Si dosen Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Ulya Mega Wahyuni, S.Kom, M. Kom dosen Jurusan Sistim Informasi, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Andalas Padang masing-masing sebagai anggota.

Sementara dari pemerintahan Nagari Lubuk Besar, dihadiri oleh Sekretaris Nagari Syukri, S.Pd dan anggota kelompok mitra Lubuk Besar bersinar yang diwakili oleh Darmunas.

Dalam FGD ini, juga dihadiri oleh dosen THP FATETA UNAND, yaitu Daimon Syukri, S.Si, M.Si, Ph.D; Felga Zulfia Rasdiana, S.TP, M.Si; Wellyalina, S.TP, MP dan Reni Koja, S.TP, M.Si. Serta, juga dihadiri oleh alumni dan dosen Jurusan THP FATETA UNAND. Peserta lainnya mengikuti melalui zoom meeting dan live streaming youtube.

FGD ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jurusan THP FATETA, Universitas Andalas Padang Dr. Ir. Rini B, MP.

Dalam sambutannya, Dr. Rini menyambut baik diadakannya FGD ini dengan harapan akan menghasilkan kerjasama di bidang pengabdian kepada masyarakat berkelanjutan, yang mampu mengembangkan produk pangan tradisional. Khususnya, atun dan sambal macang yang ada di Nagari Lubuk Besar.

Ismed, S.Pt, M.Sc selaku ketua tim menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan program Universitas Andalas untuk melaksanakan kegiatan PKM membantu usaha berkembang berkelanjutan multi tahun yaitu dalam kurun waktu 3-5 tahun melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) yang diketuai oleh Dr. Ing. Uyung Gatot S. Dinata.

“Kegiatan PKM di Nagari Lubuk Besar telah dimulai sejak tahun 2019, yang dimulai dengan kunjungan lapangan untuk menggali potensi produk pangan lokal yang ada di Nagari Lubuk Besar. Dari kunjungan lapangan yang telah dilakukan, produk pangan yang potensial untuk dikembangkan sebagai usaha adalah produk atun  dan sambal macang khas Nagari Lubuk Besar, yang saat ini dikelola oleh mitra kelompok Lubuk Besar Bersinar,” ujar Ismed.

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan FGD ini adalah pakar kewirausahaan dan pengembangan produk pangan hasil pertanian. Yaitu Dr. Ir. Aisman, M.Si yang juga merupakan dosen Jurusan THP FATETA Universitas Andalas Padang.

Dalam paparannya, Dr. Aisman menyampaikan, setiap program pengembangan suatu usaha rintisan yang sudah dimulai, harus kita gerakkan secara terus menerus. Hal inilah yang disebut dengan semangat entrepreneur atau kewirausahaan.

“Pengembangan suatu usaha atau produk sehingga bisa dikenal oleh masyarakat luas salah satunya adalah melalui tagline atau icon suatu usaha atau produk. Tagline atau icon tersebut, merupakan sesuatu yang bisa dijual dari suatu usaha atau produk sehingga menjadi suatu branding, hal ini juga akan membantu dalam proses marketing,” terang Aisman.

Sementara, Sekretaris Nagari Lubuk Besar Syukri, S,Pd mengatakan, rasa bersyukur dan mendukung adanya FGD ini, karena membantu nagari dalam pengembangan usaha produk pangan khas Lubuk Besar yaitu atun dan sambal macang serta pengembangan potensi nagari lainnya.

“Pemerintah nagari pun berharap kerjasama ini bisa dilanjutkan secara berkelanjutan, serta menjadikan Nagari Lubuk Besar sebagai nagari binaan yang sukses,” terang Syukri.

Adapun Kesimpulan dari FGD ini, yaitu adanya kerjasama kegiatan PKM multi tahun antara Universitas Andalas Padang dan Pemerintah Nagari Lubuk Besar. Khususnya, Mitra Lubuk Besar Bersinar.

Diantaranya peningkatan mutu dan umur simpan produk pangan atun dan sambal macang melalui inovasi, teknologi pengolahan dan pengemasan; peningkatan kualitas dan kuantitas produk pangan atun dan sambal macang melalui variasi produk, jenis pengemasan dan pelabelan yang menarik; peningkatan pengetahuan mitra tentang aspek pemasaran khususnya secara online; peningkatan perekonomian masyarakat melaui wirausaha produk pangan atun dan sambal macang sebagai produk pangan khas Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya.

(Unc)