Emma Yohana dan KM-Pansel Tanam Ribuan Pohon Untuk Upaya Cegah Longsor Di Pasaman
Hj. Emma Yohana saat tanam pohon

961 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Lubuk Sikaping (Centangbiru) – Anggota DPD RI asal Sumatera Barat, Emma Yohanna bersama Kerabat Mahasiswa Panti Selatan (KM-Pansel) menggelar gerakan hijau jilid dua. Kali ini, 2.200 an batang pohon berbagai jenis bakal ditanam di area rawan longsor di Padang Alai, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Selasa (9/3/2021).

Pada kesempatan itu, tampak hadir pada acara penanaman pohon ini anggota Fraksi PPP DPRD Pasaman, Yulius Erita. Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Benny Utama-Sabar AS juga menyempatkan hadir.

Pohon yang ditanam berupa durian, mahoni, petai dan alpukat. Ribuan pohon pelindung ini akan ditanam di area bekas bencana tanah longsor yang melanda kawasan itu pada akhir 2019 lalu.

Emma Yohana mengaku takjub dan mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang digagas oleh mahasiswa itu.

Menurutnya, penghijauan sangat penting dilakukan karena dapat menahan laju kerusakan lahan dan hutan.

“Namun, gerakan penghijauan ini perlu dievaluasi, sejauh mana manfaatnya bagi masyarakat. Jadi, tidak hanya kita melaksanakan kegiatan saja. Sebab, ada anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan,” kata Emma.

Dikatakannya, hutan Pasaman sudah banyak yang gundul. Area dalam hutan sudah banyak dimanfaatkan, bahkan di dalamnya berlangsung praktik illegal logging, sehingga memberi dampak buruk bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Makanya, wilayah Pasaman sering terjadi bencana banjir dan longsor. Ini harus kita hentikan,” ujar wanita yang saat ini duduk di Komite II DPD RI ini.

Untuk menjaga hutan tetap lestari, ia mengajak masyarakat untuk mau menanam dua atau tiga batang pohon di sekitar pekarangan rumahnya masing-masing. Upaya tersebut, kata dia, baik unuk kehidupan.

“Kita jaga, kita lestarikan, kita manfaatkan, kita sayangi lingkungan. Sebab hidup kita sangat tergantung pada oksigen yang dihasilkan dari alam yang tetap lestari,” ujarnya.

Sementara Bupati Pasaman, Benny Utama mengatakan, kegiatan penanaman pohon ini, selain untuk penghijauan juga memiliki banyak bermanfaat. Karena dapat menahan erosi dan tanah longsor. Dan, pohon yang ditanam akan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Jadi, kegiatan adik-adik mahasiswa ini patut diapresiasi. Ini kegiatan kali kedua yang digelar oleh adik-adik ini. Kegiatan ini sangat positif, dan bermanfaat sekali bagi kelestarian lingkungan,” ujar Bupati Benny Utama.

Ia meminta gerakan penghijauan yang digagas oleh kerabat mahasiswa Panti Selatan itu terus berlanjut. Benny pun menegaskan, ke depan kegiatan itu akan dibiayai oleh dana APBD.

(Unc)