Program KKN dan Pengabdian Masyarakat Untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Kubu Dalam Parak Karakah Padang Berakhir Sukses
Mahasiswa KKN Unand dan DPL Cesar Welya Refdi serta Lurah Kubu Dalam Parak Karakah, Edi

764 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Padang (Centangbiru) – Meski dalam masa pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN UNAND (Universitas Andalas) di Kubu Dalam Parak Karakah yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Cesar Welya Refdi, S.TP, M.Si berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan KKN selama 40 hari, yang pelaksanaannya terhitung sejak tanggal 12 Juli 2021.

Mahasiswa KKN melakukan serangkaian acara penutupan bersama Edi selaku Kepala Lurah Kubu Dalam Parak Karakah, yang berlokasi di Kantor Lurah Kubu Dalam Parak Karakah, Padang Timur, Jumat, (20/8).

Pada acara penutupan tersebut, Mahasiswa KKN menyerahkan kenang-kenangan berupa piagam ucapan terima kasih, dan 2 alat hasil karya mahasiswa KKN yaitu Alat Handsanitizer otomatis dan Tempat sampah otomatis.

Kedua alat tersebut merupakan karya dari Thoriq Kurnia Agung dan Fionita Adriani, yang merupakan mahasiswa jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas.

Dalam pembuatan alat tersebut, turut dibantu oleh tim KKN UNAND Kubu Dalam Parak Karakah dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan.

Alat Handsanitizer otomatis merupakan alat yang digunakan untuk membantu masyarakat agar tetap patuh pada protokol kesehatan terutuama mencuci tangan. Alat ini menggunakan sensor sehingga hanya dengan mengarahkan tangan ke alat, cairan handsanitizer dapat keluar dengan sendirinya.

“Dengan adanya alat ini akan mengurangi kontak fisik secara langsung terhadap penggunaan barang yang dipakai bersama. Selain itu, alat ini juga memiliki kelebihan lain yaitu alatnya dapat dicharge ketika baterainya habis dan untuk pengisian ulang cairan handsanitizernya juga sangat mudah,” ungkap Cesar Welya Refdi selaku DPL, kepada Centangbiru, (24/8).

Karya kedua, yaitu tempat sampah otomatis, merupakan tempat sampah yang bisa terbuka dan tertutup secara otomatis. Kemampuan tutup/buka otomatis ini merupakan kerja dari sensor, yaitu ketika mendekat dengan jarak sekitar kurang dari 30 cm, tempat sampah akan terbuka selama 5 detik sebelum tertutup kembali secara otomatis. Tempat sampah ini ketika baterainya habis juga bisa di charge agar tetap bisa bekerja. Namun, untuk menghindari kerusakan tempat sampah ini hanya mendukung sampah yang bersifat kering.

Agenda ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Unand di Kubu Dalam Parak Karakah, sebagai bentuk pengaplikasian ilmu yang didapat kepada masyarakat.

Pada rangkaian acara penutupan ini, juga dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat Penyuluhan dalam Penggunaan Alat Handsanitizer Otomatis dan Tempat sampah otomatis. Hal ini bertujuan agar pihak kelurahan memahami dan jugadapat mengedukasi masyarakat tentang manfaat alat otomatis ini dalam pencegahan Covid-19 dan cara perawatannya agar bisa bertahan lama.

Acara penutupan ini menandakan bahwa pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Andalas di Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah telah berakhir.

(Wahyu Putra Faisal- Mahasiswa Fisip Unand).