Danny Ismaya: Keutamaan Bulan Ramadhan Yang Penuh Barokah
Danny Ismaya, SP - Wakil Ketua DPRD Pasaman

1,606 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Centangbiru – Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan bagi umat muslim. Bulan ini memiliki keutamaan dan berbagai keistimewaan lain yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya.

Keberkahan bulan Ramadhan dapat dilihat sebagai berikut:

Puasa ramadhan merupakan penyebab terampuninya dosa dan terhapusnya berbagai kesalahan
Sebagaimana hadits yang terdapat dalam Ash-Shahihain dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
Artinya: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala (dari Allah Subhanahu wa Ta’ala), niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. Bukhari No. II/228 dan Muslim No. I/524)

Dan dalam Shahih Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut :
اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرَ.
Shalat fardhu lima waktu, shalat Jumat ke Jumat berikutnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antara masa tersebut seandainya dosa-dosa besar dijauhkannya (HR. Mulim No. I/209)

Malam seribu bulan (Lailatul Qadar)
Kedudukan lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana Allah SWT berfirman di bawah ini :
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Sesungguhnya kami menurunkan al-qur’an pada malam lailatul qadar, tahukah engkau apakah malam lailatul qadar itu ? Malam lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar (QS. Al-Qadar Ayat : 1-5).

Pintu Surga Dibuka, Pintu Neraka Ditutup, dan Setan Dibelenggu
Terdapat banyak hadits lain yang menjelaskan keutamaan dan keistimeaan bulan yang sangat barakah ini, di antaranya hadits yang termaktub dalam ash-Shahihain dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu mengatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut :
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنُ.
Artinya: “Apabila Ramadhan datang maka pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup dan syaitan-syaitan dibelenggu” ( HR. Bukhari No. II.227).

***

Penulis: Danny Ismaya, SP
Wakil Ketua DPRD Pasaman