Berkat Kerjasama Unand dan Lurah Batu Gadang, Ciptakan Kampung Industri Makanan Halal
Penyampaian materi oleh tim dari Jurusan THP Unand di Lurah Batu Gadang, Padang

590 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Padang (Centangbiru)- Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas (Unand) mengadakan sosialisasi pangan halal ke pelaku umkm di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin (27/6/2022).

Agenda ini dibuka secara langsung oleh sekretaris Lurah Batu Gadang, Ardy Kurniawan, S.E, Akt dan sosialisasi disampaikan oleh Ketua Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Dr. Ir. Aisman, M.Si. serta dihadiri oleh UMKM di sekitaran Lurah Batu Gadang, Dosen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, dan Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Unand.

Kegiatan ini menjalin hubungan silahturrahmi sekaligus membangun kerjasama membranding kelurahan batu gadang sebagai “Kampung Industri Makanan Halal”.

Begitu banyak ilmu dan manfaat, pelaku UMKM di Kelurahan Batu Gadang antusias mengikuti arahan tentang sistem Jaminan Halal.

“Dalam membuat suatu produk, Halalan thoyyiban sangat perlu untuk diperhatikan. Halal dari segi penggunaan bahan, alat yang digunakan, tempat pengolahan, proses pengolahan, dan pendistribusian. Serta Thoyyiban, makanan yang dikonsumsi memberikan manfaat bagi tubuh” ujar Dr. Ir. Aisman, M.Si, Ketua jurusan TPHP Unand.

Ia menambahkan, bahwa salah satu keuntungan memberikan label halal dalam kemasan produk, yaitu memberikan kenyamanan, keselamatan, dan kepastian untuk masyarakat mengkonsumsi produk tersebut. Maka dari itu, diperlukannya sertifikasi halal untuk setiap UMKM.

“Menyukseskan hal itu, diperlukan beberapa tahapan mulai dari dilakukannya FGD atau forum group discussion, workshop tentang sistem jaminan halal dan perizinan usaha, pembentukan manajamen halal, hingga pelaku umkm mendapatkan sertifikasi halal,” ungkap Aisman.

Sertifikasi halal merupakan salah satu teknik marketing yang dapat meningkatkan animo pembeli terhadap suatu produk pangan.

Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam, tentunya akan lebih tenang untuk mengkonsumsi suatu produk pangan apabila produk tersebut memiliki sertifikasi halal.

“Oleh karena itu, UMKM harus dapat melihat dari tingkat kebutuhan masyarakat akan pentingnya informasi halal pada suatu produk pangan. Apalagi kita kita berorientasi untuk menjual produk pangan sampai keluar daerah atau tempat-tempat wisata,” tutur Dr. Ir. Aisman, M.Si.

Sertifikasi halal ini akan memjamin semua konsumen akan merasa aman untuk mengkonsumsi produk yang kita jual.
Dengan banyaknya kasus penggunaan bahan yang tidak direkomendasikan untuk pengan seperti bahan tambahan makanan yang tidak bagus bagi kesehatan juga akan terminimalisir apabila suatu produk pangan sudah memiliki sertifikasi halal.

Karena itu sangat banyak manfaat yang akan didapatkan oleh pelaku UMKM apabila mengurus sertifikasi halal ini untuk produk yang mereka jual.

Penyampaian materi ini juga salah satu topik diskusi yang disampaikan oleh salah satu Dosen TPHP Unand di sela-sela diskusi pada kegiatan sosialisasi pangan halal ke pelaku umkm di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang kemarin ini.

“Kegiatan sosialisasi ini direncanakan akan dilakukan secara berkelanjutan. Selanjutnya kegiatan pendampingan untuk pelaku UMKM sampai terbentuknya kelurahan Batu Gadang yang beridentitas sadar halal inshaAllah akan tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama kedepannya,” pungkas Aisman.

(Lia/Daimon)