Momen Langka Di MotoGP, Aleix Espargaro Sudah Selebrasi Ternyata Sisa Satu Lap
Aleix Espargaro saat selebrasi di last lap Catalunya MotoGP 2022

711 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Catalunya (Centangbiru) – Kejadian langka dalam dunia balap internasional kembali terjadi, momen tak terduga menimpa pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro.

Pada balapan MotoGP Catalunya 2022, (5/6/2022), Aleix Espargaro sempat mengira balapan sudah berakhir.

Pembalap yang memakai Helm KYT (produk Indonesia), melakukan selebrasi terlalu cepat dan ternyata balapan masih ada satu lap.

Bahkan, Espargaro malahan sempat melebar ke luar trek.

Akibatnya, Espargaro disalip tiga pembalap Jorge Martin, Johann Zarco (Pramac Racing), Joan Mir, dan Luca Marini (Mooney VR46) sehingga turun ke posisi enam.

Sadar akan kesalahannya, Espargaro buru-buru tancap gas.

Namun apa daya, Espargaro tak bisa merebut kembali posisinya. Dia hanya mampu menyalip Marini untuk posisi kelima.

Kesalahan Espargaro cukup fatal karena memengaruhi posisinya dalam persaingan perburuan gelar juara musim ini. Espargaro memang masih di posisi kedua pada klasemen sementara.

Akan tetapi, melayangnya potensi 9 poin ekstra membuatnya makin tertinggal dari pemuncak klasemen, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), yang menang.

Meminta maaf kepada tim adalah hal pertama yang dilakukan Espargaro saat kembali paddock.

“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah ‘maafkan saya’ kepada tim, meminta maaf kepada mereka,” kata Espargaro, dikutip BolaSport.com dari The Race.

“Kesalahan ini tidak bisa diterima di kategori ini. Sepenuhnya kesalahan saya,”

“Pitwall saya terlalu dekat dengan tikungan pertama, paling pertama, jadi saya tidak punya waktu untuk melihat hitungan lapnya, dan jarak ke Martin.”

“Saya tampil habis-habisan, jadi saya hanya melihat jarak ke Martin, +0,6 (unggul 0,6 detik), dan untuk melihat jumlah putaran, saya melihat ke menara,”

“Saya melihat L1, jadi saya melakukan satu lap lagi, saya tidak ingat bahwa di sini di Barcelona lap terakhir adalah angka nol, bukan satu,”

“Itulah kenapa saya menutup gas di lintasan lurus,” ujar Espargaro.

Espargaro meninggalkan seri kesembilan MotoGP 2022 dengan tertinggal 22 poin dari Quartararo.

Andai finis kedua, Espargaro setidaknya hanya kehilangan lima poin dari jarak delapan poin pada akhir pekan lalu.

“Saya sangat menyesal untuk tim saya,” ucap Espargaro.

“Karena saya tahu saya tidak memiliki kecepatan Fabio untuk menang, tetapi jika saya ingin mengalahkannya di kejuaraan, saya tidak bisa melakukan kesalahan seperti ini.”

“Hari ini saya kehilangan sembilan poin, jadi saya sangat menyesal,” ujar Espargaro menutup.

(Bolasport/therace)